🎁 Kalkulator THR Karyawan

Hitung THR sesuai masa kerja Anda, termasuk THR proporsional untuk karyawan baru, batas waktu pembayaran, dan estimasi potongan pajaknya.

THR yang diterima-
Masa kerja sampai hari raya-
Wajib dibayar paling lambat-
Estimasi tambahan PPh 21-
Estimasi THR bersih-

Cara menggunakan kalkulator THR

  1. Pilih jenis pekerja: tetap/kontrak dengan upah bulanan, atau harian lepas.
  2. Isi upah per bulan (upah pokok + tunjangan tetap), atau rata-rata upah bulanan untuk pekerja harian lepas.
  3. Isi tanggal mulai bekerja dan tanggal hari raya Anda.
  4. Pilih status PTKP untuk melihat estimasi potongan pajak.

Kalkulator langsung menampilkan besar THR, masa kerja, batas waktu pembayaran, dan perkiraan THR bersih setelah pajak.

Aturan THR 2026

THR keagamaan diatur dalam Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 dan ditegaskan kembali melalui Surat Edaran Menaker M/3/HK.04.00/III/2026:

Masa kerja Besar THR
Kurang dari 1 bulan Belum berhak
1 bulan – kurang dari 12 bulan Masa kerja ÷ 12 × 1 bulan upah
12 bulan atau lebih 1 bulan upah
  • Berlaku untuk karyawan tetap (PKWTT) maupun kontrak (PKWT).
  • Wajib dibayar paling lambat 7 hari sebelum hari raya.
  • Harus dibayar penuh dan tidak boleh dicicil.
  • Upah yang dipakai adalah upah pokok + tunjangan tetap. Jika tidak ada pembagian tersebut, yang dipakai adalah upah bersih tanpa tunjangan.

Contoh perhitungan THR proporsional

Karyawan dengan upah Rp6.000.000 yang mulai bekerja 1 April 2026 dan merayakan Natal 25 Desember 2026:

  • Masa kerja sampai hari raya: 8 bulan 24 hari, dihitung 8 bulan penuh
  • THR: 8 ÷ 12 × Rp6.000.000 = Rp4.000.000
  • Batas pembayaran: Jumat, 18 Desember 2026

Kenapa THR dipotong pajak cukup besar?

Sejak 2024, PPh 21 bulanan memakai tarif efektif (TER). Di bulan THR, gaji dan THR dijumlahkan, sehingga tarif TER naik ke lapisan yang lebih tinggi.

Contoh: gaji Rp6.000.000 dengan status TK/0. Tanpa THR, tarif TER-nya 0,75%. Di bulan menerima THR satu bulan gaji, totalnya sekitar Rp12,3 juta (termasuk premi BPJS dari perusahaan) dan tarifnya naik menjadi 4%.

Potongan ini bukan pajak tambahan permanen. Di bulan Desember, PPh 21 dihitung ulang untuk setahun penuh, sehingga kelebihan atau kekurangan potongan akan disesuaikan. Hitung detailnya dengan Kalkulator PPh 21.

Jika THR tidak dibayar

Perusahaan yang terlambat membayar THR dikenai denda 5% dari total THR, dan denda ini tidak menghapus kewajiban membayar THR. Perusahaan yang tidak membayar dapat dikenai sanksi administratif. Jika THR Anda belum dibayar, laporkan melalui Posko THR Kemnaker atau Dinas Tenaga Kerja setempat.

Hasil kalkulator ini adalah estimasi berdasarkan ketentuan minimal. Perusahaan dapat memberikan THR lebih besar sesuai perjanjian kerja atau kebiasaan yang berlaku.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa besar THR karyawan?

Karyawan dengan masa kerja 12 bulan atau lebih berhak THR sebesar 1 bulan upah. Karyawan dengan masa kerja 1 sampai kurang dari 12 bulan mendapat THR proporsional: masa kerja ÷ 12 × 1 bulan upah.

Apakah karyawan kontrak dan karyawan baru dapat THR?

Ya. THR wajib diberikan kepada karyawan tetap (PKWTT) maupun kontrak (PKWT) yang sudah bekerja minimal 1 bulan secara terus-menerus. Karyawan baru mendapat THR proporsional sesuai lama bekerja.

Kapan THR paling lambat dibayar?

THR wajib dibayar paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan, dibayar penuh, dan tidak boleh dicicil sesuai Surat Edaran Menaker tentang THR tahun 2026.

Kenapa THR dipotong pajak lebih besar?

Di bulan THR, gaji dan THR dijumlahkan sehingga tarif TER PPh 21 naik ke lapisan yang lebih tinggi. Potongan ini bersifat sementara dan akan disesuaikan di perhitungan PPh 21 bulan Desember.

Bagaimana THR pekerja harian lepas dihitung?

Untuk pekerja harian lepas dengan masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan adalah rata-rata upah 12 bulan terakhir sebelum hari raya. Jika masa kerja kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan adalah rata-rata upah per bulan selama masa kerja.

Alat Terkait

Diperbarui: 9 Oktober 2026