Cara menggunakan kalkulator BPJS
- Masukkan gaji pokok + tunjangan tetap per bulan.
- Pilih tingkat risiko kerja untuk iuran JKK. Pekerja kantor umumnya masuk kategori sangat rendah.
- Isi jumlah anggota keluarga tambahan jika Anda mendaftarkan anak ke-4 dan seterusnya, orang tua, atau mertua ke BPJS Kesehatan.
- Hilangkan centang Jaminan Pensiun jika perusahaan Anda tidak mengikutkan program JP, misalnya untuk pekerja yang sudah mencapai usia pensiun.
Hasil langsung muncul: potongan gaji Anda, gaji setelah potongan, dan iuran yang ditanggung perusahaan.
Tarif iuran BPJS 2026
| Program | Karyawan | Perusahaan | Batas upah |
|---|---|---|---|
| BPJS Kesehatan | 1% | 4% | Rp12.000.000 |
| Jaminan Hari Tua (JHT) | 2% | 3,7% | Tidak ada |
| Jaminan Pensiun (JP) | 1% | 2% | Rp11.086.300 |
| Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) | – | 0,24%–1,74% | Tidak ada |
| Jaminan Kematian (JKM) | – | 0,3% | Tidak ada |
Batas upah Jaminan Pensiun disesuaikan setiap 1 Maret mengikuti pertumbuhan ekonomi. Angka Rp11.086.300 berlaku mulai Maret 2026.
Contoh perhitungan
Seorang karyawan kantor bergaji Rp8.000.000 per bulan:
- BPJS Kesehatan: 1% × Rp8.000.000 = Rp80.000
- JHT: 2% × Rp8.000.000 = Rp160.000
- JP: 1% × Rp8.000.000 = Rp80.000
Total potongan gaji Rp320.000 per bulan. Perusahaan menambah iuran Rp819.200 (4% + 3,7% + 2% + 0,24% + 0,3% = 10,24%), dengan asumsi risiko kerja sangat rendah.
Jika gaji Rp15.000.000, potongan BPJS Kesehatan berhenti di Rp120.000 (1% × Rp12 juta) dan JP di Rp110.863 (1% × Rp11.086.300), karena gaji melebihi batas upah.
Apa saja manfaat yang didapat?
- BPJS Kesehatan: layanan kesehatan untuk peserta, pasangan, dan hingga 3 anak.
- JHT: tabungan yang bisa dicairkan saat berhenti bekerja, pensiun, atau sebagian untuk kebutuhan tertentu.
- JP: uang pensiun bulanan setelah memenuhi masa iuran minimal 15 tahun.
- JKK: biaya perawatan dan santunan jika terjadi kecelakaan kerja.
- JKM: santunan untuk ahli waris jika peserta meninggal dunia.
- JKP: bantuan tunai dan pelatihan jika terkena PHK, tanpa tambahan iuran.
Tips: Cek saldo JHT Anda secara rutin melalui aplikasi JMO untuk memastikan perusahaan membayar iuran tepat waktu.
Hasil kalkulator ini adalah estimasi berdasarkan aturan yang berlaku per Oktober 2026. Angka resmi mengikuti tagihan dari BPJS.